🎈 Puisi Rindu Nenek Yang Telah Tiada

Sajak "Seorang Tua di Kaki Tamadun" karya Fadh Razy, memaparkan tema kemasyarakatan. Pembangunan yang dijalankan telah melenyapkan warisan tradisi nenek moyang, iaitu sawah padi. Sajak "Selamat Tinggal Eropah II" karya Muhammad Hj. Salleh, bertemakan keamanan sejagat. Rasa rindu terhadap seseorang yang dicintai pun bisa saja muncul sewaktu-waktu, bahkan jika orang tersebut sudah meninggal. Memaknai rasa rindu terhadap orang yang telah berpulang membuat beberapa artis menciptakan sebuah lagu. Lagu ciptaan mereka seolah menjadi bentuk kerinduan yang dituangkan secara khusus ke dalam sebuah karya. Dikatakan Hamzah Fansuri wafat sekitar 1016H/1607M.Nama beliau lah menjadi salah satunya yang membawa Aceh menjadi Serambi Mekah. Menurut A.Hasymi yang juga berasal dari Acheh, Hamzah Fansuri dan Ali Fansuri yang juga merupakan ayah kepada Abdul Rauf Fansuri adalah adik beradik.Kedua bersaudara ini berketurunan Parsi. Judul Syair: Surat Rindu Samsul Bahri kepada Sitti Nurbaya (Sepucuk surat, Jakarta, 10 Agustus 1896) Ini adalah salah satu syair karya Marah Rusli, mengisahkan tentang cinta yang dirangkai dengan kata penuh makna dan disusun dengan pola yang rapih. Dari buku: Novel Sitti Nurbaya: Kasih Tak Sampai. Dalam: Bab VII. Surat Samsul Bahri kepada Nurbaya. Kebanyakan orang harus bergegas, Mereka tidak berhenti untuk melihat. Saya senang bahwa Tuhan membuat Nenek, Tidak Terburu-buru dan muda seperti saya. 5. Pelukan Nenekku. Nenek tersayang, Saat pertama kali kita bertemu, aku masih sangat kecil. Tetapi saya dapat mengatakan bahwa nenek sangat mencintai anak-anak mereka. GUGUR. Ia merangkak. di atas bumi yang dicintainya. Tiada kuasa lagi menegak. Telah ia lepaskan dengan gemilang. pelor terakhir dari bedilnya. Ke dada musuh yang merebut kotanya. Ia merangkak. di atas bumi yang dicintainya. Ya, aku senang telah mencintai Karena dengan melakukan itu aku merasa hidup. Dan tidak ada orang yang dapat merebutnya dariku. 4. Cinta dalam Diam. Kupendam rasa di dalam dada Bila terucap tiada berarti Hanya tinggal gelap sepi ini Dari rasa yang tak terkira. Di malam sunyi, hatiku rindu pada wajahmu Ku pendam rasa ini dalam diam, sepi, dan sunyi Rindu pada masa-masa itu Saat indah yang berlalu Rindu saat ibu mendekapku. 11. Puisi “Syair Indah buat Ibu” Karya: diedit.com Ibu… Telah berjuta kata kucoba rangkai Maksud hati melukis seindah permai Untuk gambarkan kasihmu yang damai. Lautan tinta tampaknya tak cukup Tiada sebanding cintamu setangkup Yang telah memberiku makna hidup Burhanuddin Soebely |. Cipta Puisi. Burhanuddin Soebely dilahirkan di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, 2 Januari 1957. Bekerja di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten HSS. Menulis di berbagai media. Bukunya yang telah terbit Cerita Rakyat Kalimantan Selatan 2 (bersama Djarani EM dan Iwan Yusie, 1997 .

puisi rindu nenek yang telah tiada